Situ Gintung

1 Apr 2009

Waduk :

Adalah bangunan untuk menampung air pada waktu terjadi surplus air di sumber air agar dapat dipakai sewaktu-waktu terjadi kekurangan air, sehingga fungsi utama waduk adalah untuk mengatur sumber air. Yang termasuk jenis bangunan ini antara lain adalah:

  1. Waduk buatan/bendungan
  2. Waduk lapangan (pengempangan mata air)
  3. Embung (sejenis waduk kecil di NTB)
  4. Situ (sejenis waduk kecil di jawa barat)

Dibawah ini memperlihatkan lokasi danau Situ Gintung yang terletak ditengah-tengah kepadatan penduduk. Sangat jelas dilihat dibawah ini. Atau bisa juga melihat di WikiMapia. (rovicky.wordpress.com)

map

Peta elevasi diatas memperlihatkan bahwa danau Situ Gintung tidak terletak pada lokasi bendungan pada umumnya. Dan bisa dipastikan bukan merupakan bendungan seperti lazimnya sebuah bendungan (DAM). Situ Gintung hanyalah sebuah tubuh air yang terperangkap dalam sebuah cekungan pada punggungan besar diantara lembah-lembah lainnya. Lembah disebelah timur berupa lembah Sungai Pesanggarahan. Sedangkan disebelah barat berupa lembang sungai lain. (rovicky.wordpress.com)

Dalam peta geologi Jakarta dibawah ini terlihat bahwa Situ Gintung terletak pada batuan endapan volkanik. Dimana disebelah kiri kanannya berupa endapan sungai. Dengan demikian perlu dilihat bahwa bendung ini mirip bendung Lumpur Sidoarjo yang berupa tanah urugan, atau tanah biasalonsoran kiri kanannya, yang juga terjadi secara alami. (rovicky.wordpress.com)

map2

Untuk memperjelas bagaimana lokasi danau ini, dibawah ini digabungkan kedua peta diatas. Peta geologi dengan digabungkan peta ketinggian ini jelas sekali memperlihatkan bahwa danau Situ Gintung merupakan danau alami yang memiliki konstruksi alamiah. Tubuh air ini hanyalah tubuh air alami yang suatu saat memang akan membahayakan. (rovicky.wordpress.com)

map3

Gambar dibawah ini memperlihatkan peta yang lebih detail dari cekungan danau Situ Gintung. Coba perhatikan bentuk cekungan situ gintung yang mirip dengan peta yang paling atas. Titik biru itumerupakan titik lemah dari konstruksi bendungan alami Situ Gintung. (rovicky.wordpress.com)

map 4

Keindahan Danau Situ gintung sungguh menakjubkan, tapi bila mana sudah tidak bersahabat apa yang akan terjadi???????

pem

Keindahan situ-situ ini banyak yang telah menikmatinya. Tidak hanya menikmati keindahan pemandangan alamnya seperti diatas itu, tetapi juga fungsi pengaturan air untuk irigasi dijaman dulu. Namun fungsi irigasi ini sudah beralih. Saat ini tidak ada lagi tempat buat si Gintung membuang hajat (rovicky.wordpress.com).

Salah satu penyebab runtuhnya dinding urugan di sebelah utara ini sangat mungkin karena penuhnya air Si Gintung. Biasanya Si Gintung akan dikeeluarkan hajat airnya secara berkala untuk pengairan. Tentusaja pengairan sawah yg konon dulu ada di bawah si Gintung. Namun karena air ini justru ditahan supaya airnya dinikmati keindahannya, si Gintung tidak tahan menahannya. (rovicky.wordpress.com)

Kalau saja si Gintung diberi keleluasaan mengeluarkan hajatnya, mungkin dia tidak akan marah. (rovicky.wordpress.com)

Tahukah kamu bahwa energi yang dikeluarkan oleh si Gintung kemarin itu setara dengan 90 Ton TNT ? (rovicky.wordpress.com)

gambaran

Bencana Telah melanda Situi gintung, korban berjatuhan. Akankah kita akan terus merusak alam yang melindungi kita???????

detik mobil bencana

Liputan6.com, Tangerang: banyak orang tewas akibat jebolnya tanggul Situ Gintung atau Danau Gintung di Cirendeu, Tangerang, Banten, Jumat (27/3) dini hari. Air merendam ratusan rumah di saat para penghuninya masih terlelap. Hal ini membuat warga tak sempat menyelamatkan diri. Menurut Dinas Kesehatan DKI Jakarta, warga yang tewas diduga terseret arus air danau. Jenazah para korban tengah dievakuasi di beberapa tempat. Sementara tim penyelamat terus mencari korban lain yang kemungkinan terseret dan tertimpa reruntuhan bangunan yang jebol diterjang banjir. Tak hanya itu, ratusan rumah dan mobil mewah Di Perumahan Cirendeu Permai juga terendam banjir bercampur lumpur. Warga terkejut karena air masuk dengan cepat hingga mencapai ketinggian tiga meter. Bahkan, banyak warga yang terjebak di rumah. Evakuasi terus dilakukan tim gabungan TNI-Polri. Sementara warga mengaku pasrah. Saat ini ketinggian air dekat tanggul yang jebol sudah mulai surut. Meski arus air masih cukup kuat. Tampak puing-puing sisa bangunan yang luluh lantak diterjang bah. (Liputan6.com)

Sekira 50 orang pemulung, memadati tempat pembuangan puing sejak pagi hari. Mereka pun tidak khwatir berbaur dengan sejumlah alat berat yang tengah merapihkan puing-puing serta sampah di kawasan tersebut. Para pemulung ini umumnya mencari besi tua, kabel bekas atau apapun yang masih mempunyai nilai jual. “Kami diperbolehkan kok mencari barang-barang di sini asalkan tertib,” ujar salah satu pemulung bernama Salam (43), di lokasi pembuangan puing Situ Gintung, Selasa (31/3/2009). Namun hal itu dibantah salah satu tim evakuasi dari Basarnas. Menurutnya, para pemulung tidak diperbolehkkan masuk dan mengambil barang-barang bekas dalam puing itu. Pantauan okezone di lapangan, puluhan pemulung yang rata-rata pria muda ini menggunakan karung untuk tempat barang itu, kerap kali mengganggu tugas alat berat yang tengah melakukn pemberihan. Tak jarang alat berat itu harus berhenti sejenak karena terhalang kerumunan pemulung ini.(ded)http://news.okezone.com

Ada-ada saja, bencana di jadikan alat untuk memperkaya sendiri, bukannya prihatin tetapi malah mencari keuntungan. Ada juga warga yang datang sengaja hanya untuk menonton, memangnya bencana sebuah tontonan.

Bahkan partai politik juga memanfaatkan bencana ini untuk ajang kampanye partai mereka….

Dimanakah hati nuranimu …………………

Turut Berduka Cita

Sumber :

  1. rovicky.wordpress.com
  2. detik.com
  3. Liputan6.com
  4. http://news.okezone.com


TAGS bencana situ gintung


-

Author

Follow Me


Archive