Lesus Terjang Kampus UGM

8 Nov 2008

Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Akibatnya, puluhan pohon di kawasan tersebut tumbang. Jumat (7/11/2008) angin kencang yang datang dari arah utara terjadi selama 5 menit pukul 15.00 WIB. Karena angin terlalu kencang, sejumlah pohon pun roboh. Angin puting beliung juga merusak sebagian atap toko buku Gramedia. Kini bagian depan toko buku di Jalan Jenderal Sudirman itu porak poranda.

Pantauan detikcom, Jumat (7/11/2008) pukul 15.40 WIB, baliho di depan kantor DPD Golkar yang berada tak jauh dari Toko Buku Gramedia juga roboh. Pukul 15.45 WIB, listrik di UGM, Jalan Kaliurang dan Jalan Jenderal Sudirman mati. Kemungkinan aliran listrik sengaja dimatikan untuk menghindari korsleting. Lalu lintas di jalan-jalan tersebut sedikit tersendat karena lampu lalu lintas mati.

Dua mahasiswa menjadi korban. Satu mahasiswi pingsan dan satu lainnya mengalami luka ringan akibat tertimpa pohon. Dua mahasiswa UGM itu bernama Sidi dan Lala. Keduanya adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UGM. Lala mendadak pingsan saat angin puting beliung menyapu UGM. Sedangkan Sidi mengalami luka ringan akibat tertimpa pohon yang tidak terlalu besar. Lala saat ini sedang ditangani di kampus Fakultas Ilmu Budaya. Sementara Sidi dilarikan ke Poliklinik di kawasan Kampus UGM. Menurut saksi mata, Sidi tertimpa pohon saat berada di halaman Kampus Fakultas Ilmu Budaya.

Sedikitnya dua mobil rusak berat setelah tertimpa pohon yang bertumbangan itu. Beberapa pohon besar di gedung Perpustakaan Pusat juga bertumbangan. Kemudian beberapa pohon cemara di kawasan Boulevard di bundaran UGM juga roboh menimpa dua mobil milik karyawan Bank BNI, yang tengah diparkir. Salah mobil yang berjenis sedan bernopol AB 1786 XE rusak berat. Atap mobil tertimpa batang pohon cemara, sehingga ringsek. Sedangkan satu mobil naas lagi adalah Yoyota Innova. Beberapa mobil di sekitarnya juga tertimpa ranting pohon, namun tidak mengalami kerusakan berarti. Satu pohon di depan Kantor Pos Bulaksumur juga tumbang. Demikian juga pepohonan di Jalan Abdul Kahar Muzakkir di depan SMP 8. Sejumlah pohon di Jalan C Simanjuntak, dekat Mirota Kampus, juga roboh.





Beberapa bangunan di kampus itu rusak parah. Bangunan di sepanjang Jalan Kaliurang juga memprihatinkan. Gedung koperasi mahasiswa yang juga dijadikan minimarket rusak. Atap bagian depan hancur dan roboh. Beberapa barang terpaksa dikeluarkan dari bangunan tersebut. Begitu juga dengan bangunan baru yang berada di sebelah koperasi mahasiswa. Sebagian atapnya juga hancur dan jatuh. Untung saja, atap tersebut tidak menimpa orang yang berjualan di sepanjang trotoar Jalan Kaliurang. Sebagian atap Graha Sabha Pramana juga rontok. Begitu juga dengan atap Gedung Pusat yang berada tepat di sebelah utara gedung yang biasa dipakai untuk kegiatan kampus itu.

Menurut saksi mata, Marsono, pedagang angkringan di bundaran UGM, hujan deras disertai angin kencang itu terjadi begitu cepat sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, dia akan menggelar dagangannya. Begitu angin datang, dirinya langsung lari terbirit-birit menyelamatkan diri. “Para pedagang lain juga langsung menyelamatkan diri juga,” kata dia. Para pedagang tidak sempat mengamankan lapak dan barang-barang dagangannya. Bahkan, banyak etalase kecil, seperti etalase untuk menjual voucher telepon, ambruk. Saat itu, para pedagang memilih menyelamatkan diri di kantor Pos dan Kantor Menwa. Sementara itu, puluhan gerobak milik pedagang kaki lima juga berhamburan. Hingga pukul 17.00 WIB, masyarakat dan civitas akademika UGM bekerja bakti mengevakuasi pohon-pohon yang tumbang. Demikian juga para mahasiswa di kampus fakultas masing-masing.

Puting beliung yang terjadi di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mengakibatkan 8 orang luka-luka. Kebanyakan korban terluka di kepala dan syok. Pantauan detikcom, para korban luka tersebut dirawat di RS Panti Rapih, Jalan Teuku Cik di Tiro, Yogyakarta, Jumat (7/11/2008) sejak pukul 15.30 WIB. Mereka merupakan korban angin puting beliung di sekitar Gelanggang Mahasiswa UGM. Delapan orang itu, enam orang di antaranya laki-laki yang menderita luka di kepala karena tertimpa kayu dan besi di kepala. Sedangkan dua orang lainnya tak menderita luka fisik namun syok. Semuanya sudah diperbolehkan pulang sejak pukul 16.30 WIB. Pantauan detikcom, RS Panti Rapih juga terkena puting beliung, terlihat dari 1 atu 2 atapnya yang lubang, serta beberapa pohon di sekitar yang juga tumbang. Sekitar delapan sepeda motor rusak berat tertimpa pohon di Gedung Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gajah Mada (UGM). Listrik di kampus biru itu juga masih padam.

Pantauan detikcom, seluruh kampus biru itu gelap gulita menjelang malam, Jumat (7/11/2008), pukul 08.00 WIB.

Berita Terkait

Foto: Detik.com


TAGS Berita Puting beliung UGM Hujan Pohon tumbang Bunderan Angin Jakal


-

Author

Follow Me


Archive